Setelah memahami apa itu Expected Value atau EV dalam taruhan olahraga, langkah berikutnya adalah mengetahui cara menghitung Expected Value dalam Taruhan Olahraga. Di sinilah konsep yang sebelumnya terdengar cukup teoritis mulai menjadi lebih praktis karena kamu bisa memasukkan angka probabilitas dan odds untuk mendapatkan nilai EV.
Secara sederhana, expected value dalam taruhan olahraga dapat dihitung dengan menghubungkan probabilitas suatu hasil dengan decimal odds yang tersedia. Dari perhitungan tersebut, kamu bisa mengetahui apakah nilai harapan matematisnya berada di atas, sama dengan, atau di bawah nol.
Artikel ini akan fokus pada cara menghitung Expected Value dalam Taruhan Olahraga dari awal. Jadi, kamu akan melihat rumus, contoh penggunaan angka, perhitungan EV positif dan negatif, sampai cara mengubah hasil EV menjadi nilai nominal berdasarkan stake. Perlu diingat, EV merupakan perhitungan matematis berdasarkan probabilitas yang digunakan, bukan jaminan hasil aktual dari satu pertandingan.
Table of Contents
Apa yang Dibutuhkan untuk Menghitung Expected Value dalam Taruhan Olahraga?

Sebelum memasukkan angka ke rumus, ada beberapa data yang perlu kamu siapkan. Tiga komponen yang paling penting adalah probabilitas, decimal odds, dan stake jika kamu ingin menghitung nilai harapan dalam nominal.
Nilai Probabilitas
Probabilitas menunjukkan seberapa besar kemungkinan suatu hasil terjadi menurut estimasi yang kamu gunakan.
Misalnya, kamu memperkirakan sebuah hasil memiliki peluang 60%. Dalam rumus, angka tersebut harus diubah menjadi bentuk desimal:
60% = 0,60
Hal yang sama berlaku untuk angka lainnya. Probabilitas 50% menjadi 0,50, 40% menjadi 0,40, dan 75% menjadi 0,75.
Yang perlu diperhatikan adalah sumber estimasi probabilitasnya. Rumus EV memang sederhana, tetapi hasilnya sangat bergantung pada angka probabilitas yang dimasukkan.
Nilai Odds
Untuk mempermudah perhitungan, artikel ini menggunakan decimal odds.
Contohnya:
- Decimal odds 1.50
- Decimal odds 2.00
- Decimal odds 2.50
- Decimal odds 3.00
Format decimal odds cukup praktis karena angka tersebut langsung dapat digunakan dalam rumus EV.
Nilai Stake
Stake adalah jumlah uang yang digunakan sebagai dasar perhitungan.
Misalnya kamu menggunakan stake Rp10.000. Angka tersebut tidak mengubah EV dalam bentuk persentase, tetapi dapat digunakan untuk mengetahui berapa nilai harapan matematis dalam nominal.
Jadi, probabilitas dan odds digunakan untuk menentukan EV, sedangkan stake dapat digunakan setelahnya untuk menerjemahkan EV tersebut ke nilai uang.
Rumus Expected Value dalam Taruhan Olahraga

Untuk perhitungan sederhana menggunakan decimal odds, kamu dapat menggunakan rumus:
EV = (Probabilitas ร Decimal Odds) โ 1
Jika ingin menampilkan hasil dalam bentuk persentase:
EV% = [(Probabilitas ร Decimal Odds) โ 1] ร 100%
Probabilitas harus ditulis dalam bentuk desimal. Jadi, jangan langsung memasukkan 60 ke dalam rumus jika yang dimaksud adalah 60%.
Arti Setiap Komponen dalam Rumus
Ada tiga bagian yang perlu dipahami:
Probabilitas adalah estimasi peluang suatu hasil terjadi.
Decimal odds adalah nilai odds yang digunakan dalam perhitungan.
Angka 1 merupakan satu unit stake dasar. Karena EV ingin melihat nilai harapan bersih terhadap satu unit yang dipertaruhkan, angka tersebut dikurangkan setelah probabilitas dikalikan dengan odds.
Hasil akhirnya bisa berupa:
- EV positif โ nilai harapan matematis berada di atas nol.
- EV nol โ nilai harapan matematis berada tepat di titik nol.
- EV negatif โ nilai harapan matematis berada di bawah nol.
Angka tersebut belum mengatakan apa yang akan terjadi pada satu pertandingan tertentu. EV hanya menggambarkan hasil harapan secara matematis berdasarkan probabilitas yang digunakan.
Baca Juga: Apa Itu Expected Value dalam Taruhan Olahraga?
Cara Menghitung Expected Value dalam Taruhan Olahraga dengan Contoh Sederhana
Sekarang kita masuk ke contoh agar rumusnya lebih mudah dipahami.
Misalkan kamu menggunakan dua angka berikut:
- Probabilitas = 60%
- Decimal odds = 2.00
Langkah pertama adalah mengubah probabilitas menjadi desimal:
60% = 0,60
Kemudian masukkan ke rumus:
EV = (0,60 ร 2,00) โ 1
Hitung bagian perkaliannya terlebih dahulu:
0,60 ร 2,00 = 1,20
Lalu kurangi dengan 1:
1,20 โ 1 = 0,20
Jadi:
EV = 0,20
Jika diubah menjadi persentase:
EV = +20%
Menentukan Probabilitas
Dalam contoh tadi, angka 60% merupakan estimasi probabilitas yang digunakan.
Perlu diperhatikan bahwa angka tersebut bukan angka yang muncul secara otomatis dari rumus EV. Kamu memasukkan probabilitas terlebih dahulu, kemudian rumus digunakan untuk melihat nilai harapan berdasarkan probabilitas tersebut.
Inilah salah satu bagian terpenting dalam perhitungan expected value. Kalau estimasi probabilitas berubah, hasil EV juga akan berubah.
Menentukan Decimal Odds
Selanjutnya adalah decimal odds.
Dalam contoh digunakan angka 2.00. Kalau odds yang digunakan berubah menjadi 1.50 atau 2.50, hasil EV juga akan berubah meskipun probabilitasnya tetap 60%.
Karena itu, odds dan probabilitas harus selalu dilihat sebagai dua komponen yang saling berhubungan dalam perhitungan.
Memasukkan Angka ke Rumus
Urutannya cukup sederhana:
Probabilitas โ ubah menjadi desimal โ kalikan dengan odds โ kurangi 1.
Untuk contoh tadi:
0,60 ร 2,00 โ 1 = 0,20
Kemudian:
0,20 ร 100% = 20%
Hasil akhirnya adalah EV +20%.
Cara Membaca Hasil EV
EV +20% berarti berdasarkan probabilitas dan odds yang digunakan dalam contoh, nilai harapan matematisnya adalah positif sebesar 20% dari satu unit stake.
Ini bukan berarti hasil aktual dari satu taruhan akan otomatis menghasilkan keuntungan 20%.
Hasil pertandingan tetap dapat berbeda dari probabilitas yang diperkirakan. Jadi, EV sebaiknya dibaca sebagai nilai harapan matematis, bukan prediksi hasil pertandingan.
Tabel Contoh Perhitungan Expected Value
Berikut beberapa ilustrasi perhitungan menggunakan kombinasi probabilitas dan decimal odds:
| Probabilitas | Decimal Odds | EV | EV % | Interpretasi Matematis |
| 50% | 1.50 | -0.25 | -25% | Negatif |
| 60% | 2.00 | +0.20 | +20% | Positif |
| 40% | 2.50 | 0.00 | 0% | Netral |
| 35% | 3.00 | +0.05 | +5% | Positif |
Semua angka di atas merupakan contoh matematika untuk menunjukkan cara kerja rumus, bukan rekomendasi terhadap pilihan taruhan tertentu.
FAQ tentang Expected Value dalam Taruhan Olahraga
Apa rumus Expected Value dalam taruhan olahraga?
Untuk perhitungan sederhana menggunakan decimal odds, rumusnya adalah EV = (Probabilitas ร Decimal Odds) โ 1. Probabilitas harus ditulis dalam bentuk desimal, misalnya 60% menjadi 0,60.
Bagaimana cara menghitung EV dari odds?
Pertama tentukan probabilitas, ubah menjadi desimal, lalu kalikan dengan decimal odds dan kurangi 1. Contohnya, probabilitas 60% dan odds 2.00 menghasilkan EV sebesar +20%.
Apa arti EV positif?
EV positif berarti nilai harapan matematis berdasarkan probabilitas dan odds yang digunakan berada di atas nol. Ini bukan jaminan bahwa hasil aktual dari satu pertandingan akan positif.
Apa arti EV negatif?
EV negatif berarti nilai harapan matematis berada di bawah nol berdasarkan input yang digunakan. Contohnya probabilitas 40% dan odds 2.00 menghasilkan EV -20%.
Apakah EV positif berarti pasti untung?
Tidak. EV positif merupakan nilai harapan matematis, sedangkan hasil aktual suatu pertandingan tetap dapat berbeda dari probabilitas yang digunakan dalam perhitungan.
Kesimpulan Expected Value dalam Taruhan Olahraga
Menghitung expected value dalam taruhan olahraga pada dasarnya dilakukan dengan menghubungkan probabilitas dan decimal odds menggunakan rumus:
EV = (Probabilitas ร Decimal Odds) โ 1
Setelah probabilitas diubah ke bentuk desimal, kamu tinggal mengalikannya dengan odds kemudian mengurangi satu. Hasilnya bisa positif, nol, atau negatif. Nilai tersebut kemudian dapat diubah menjadi persentase agar lebih mudah dibandingkan.
Misalnya probabilitas 60% dengan decimal odds 2.00 menghasilkan EV +20%. Sementara probabilitas 40% dengan odds yang sama menghasilkan EV -20%.
Jika ingin menghitung nilai nominal, EV persentase dapat dikalikan dengan stake. Namun, hasil tersebut tetap merupakan nilai harapan matematis, bukan profit yang dijamin pada satu hasil tertentu.
Hal terpenting adalah memahami bahwa rumus EV hanya sebaik probabilitas yang digunakan sebagai input. Karena itu, ketika menghitung EV, jangan hanya memperhatikan apakah hasil akhirnya positif atau negatif, tetapi pahami juga dari mana angka probabilitas tersebut berasal seperti penjelasan dari okvips.co.

Tinggalkan Balasan