Sportsbook

Cara Menghitung Parlay dengan Contoh Sederhana

Cara Menghitung Parlay

Setelah memahami apa itu parlay dan bagaimana mekanismenya, bagian yang biasanya membuat pemula penasaran adalah cara menghitung hasilnya. Ketika beberapa pilihan digabungkan, bagaimana cara mengetahui odds akhirnya? Lalu, kalau stake yang digunakan Rp10.000, berapa potential return yang ditampilkan?

Untuk perhitungan dasar, konsepnya sebenarnya cukup sederhana. Jika menggunakan decimal odds, odds dari setiap pilihan dalam parlay dikalikan untuk mendapatkan total odds. Setelah itu, total odds tersebut dikalikan dengan stake untuk mengetahui potential return. Sistem sportsbook juga biasanya menghitung angka ini secara otomatis di bet slip setelah pilihan dimasukkan.

Supaya tidak membingungkan, pembahasan berikut menggunakan angka sederhana dan dilakukan langkah demi langkah.

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Menghitung Parlay?

Cara Kerja Parlay

Sebelum mulai menghitung, ada beberapa angka yang perlu kamu ketahui:

  • Odds setiap pilihan
  • Jumlah pilihan atau leg
  • Stake yang digunakan
  • Format odds

Artikel ini menggunakan decimal odds, misalnya 1,50, 1,80, 2,00, dan seterusnya.

Decimal odds cukup mudah digunakan untuk latihan karena angka yang ditampilkan sudah menunjukkan total return jika pilihan berhasil, termasuk stake awal. Misalnya odds 2,00 berarti setiap Rp1 yang dipasang menghasilkan total return Rp2 jika taruhan menang.

Setelah semua angka tersedia, perhitungannya bisa dilakukan secara berurutan.

Rumus Menghitung Parlay

Apa Itu Double Chance

Ada tiga perhitungan dasar yang perlu kamu pahami.

Rumus Total Odds Parlay

Untuk mendapatkan odds gabungan, kalikan odds dari setiap leg:

Total Odds = Odds 1 × Odds 2 × Odds 3 × …

Misalnya kamu memiliki tiga pilihan dengan odds:

  • Pilihan 1 = 1,50
  • Pilihan 2 = 1,80
  • Pilihan 3 = 2,00

Maka:

1,50 × 1,80 × 2,00 = 5,40

Jadi, total odds parlay tersebut adalah 5,40.

Perhatikan bahwa odds dikalikan, bukan dijumlahkan. Ini merupakan karakteristik dasar perhitungan parlay.

Rumus Potential Return

Setelah mengetahui total odds, langkah berikutnya adalah menghitung potential return:

Potential Return = Stake × Total Odds

Misalnya stake yang digunakan adalah Rp10.000 dan total odds sebelumnya adalah 5,40:

Rp10.000 × 5,40 = Rp54.000

Artinya, berdasarkan perhitungan decimal odds tersebut, potential return adalah Rp54.000.

Angka ini merupakan total return, bukan keuntungan bersih.

Rumus Profit Bersih

Kalau kamu ingin mengetahui keuntungan setelah mengeluarkan kembali stake awal, gunakan:

Profit = Potential Return − Stake

Dengan contoh sebelumnya:

Rp54.000 − Rp10.000 = Rp44.000

Jadi:

  • Stake = Rp10.000
  • Potential return = Rp54.000
  • Profit = Rp44.000

Perbedaan antara potential return dan profit perlu diperhatikan karena decimal odds biasanya menampilkan total return yang sudah mencakup stake.

Cara Menghitung Parlay Langkah demi Langkah

Over 1.5 Artinya

Sekarang kita gunakan satu contoh lengkap agar prosesnya lebih mudah diikuti.

Misalnya terdapat tiga pilihan dengan decimal odds berikut:

PilihanOdds
Pilihan A1,50
Pilihan B1,80
Pilihan C2,00

Stake yang digunakan adalah Rp10.000.

Langkah 1 — Catat Semua Odds

Pertama, tuliskan seluruh odds yang akan digunakan.

1,50 — 1,80 — 2,00

Jangan langsung menghitung potential return. Tentukan terlebih dahulu total odds.

Langkah 2 — Kalikan Odds Pertama dan Kedua

Mulai dari dua angka pertama:

1,50 × 1,80 = 2,70

Sampai tahap ini, hasil sementara adalah 2,70.

Langkah 3 — Kalikan dengan Odds Berikutnya

Selanjutnya kalikan hasil tersebut dengan odds ketiga:

2,70 × 2,00 = 5,40

Jadi total odds parlay adalah:

5,40

Kalau masih terdapat leg lain, proses yang sama dilanjutkan sampai seluruh odds masuk ke dalam perhitungan.

Langkah 4 — Masukkan Stake

Misalnya stake yang digunakan:

Rp10.000

Sekarang angka tersebut dikalikan dengan total odds:

Rp10.000 × 5,40 = Rp54.000

Maka potential return-nya adalah Rp54.000.

Langkah 5 — Hitung Profit Bersih

Kalau ingin mengetahui keuntungan di luar modal awal:

Rp54.000 − Rp10.000 = Rp44.000

Jadi dari contoh tersebut:

Total odds: 5,40
Stake: Rp10.000
Potential return: Rp54.000
Profit: Rp44.000

Inilah pola dasar yang bisa digunakan untuk memahami perhitungan parlay dengan decimal odds.

Contoh Menghitung Parlay dengan Odds Berbeda

Supaya tidak hanya memahami satu contoh, kita bisa menggunakan angka yang berbeda.

Contoh dengan Dua Pilihan

Misalnya:

  • Odds pertama = 1,60
  • Odds kedua = 2,20

Hitung total odds:

1,60 × 2,20 = 3,52

Jika stake yang digunakan Rp20.000:

Rp20.000 × 3,52 = Rp70.400

Maka:

  • Total odds = 3,52
  • Stake = Rp20.000
  • Potential return = Rp70.400
  • Profit = Rp50.400

Perhitungan ini menunjukkan bahwa jumlah pilihan tidak mengubah prinsip dasarnya. Odds yang tersedia tetap dikalikan untuk mendapatkan angka gabungan.

Contoh dengan Tiga Pilihan

Sekarang gunakan tiga odds:

  • 1,40
  • 1,75
  • 2,10

Hitung secara bertahap:

1,40 × 1,75 = 2,45

Kemudian:

2,45 × 2,10 = 5,145

Jika stake Rp10.000:

Rp10.000 × 5,145 = Rp51.450

Potential return yang diperoleh dari contoh perhitungan tersebut adalah Rp51.450.

Jika ingin menghitung profit:

Rp51.450 − Rp10.000 = Rp41.450

Yang perlu diperhatikan di sini bukan jumlah pertandingannya, melainkan pola matematikanya: setiap odds masuk ke dalam perkalian total odds.

Baca Juga: Apa Itu Parlay? Pengertian dan Cara Kerjanya

Tabel Contoh Perhitungan Parlay

Agar lebih mudah melihat hubungan antara odds, stake, dan return, berikut salah satu contoh yang sudah dihitung:

KomponenNilai
Odds 11,50
Odds 21,80
Odds 32,00
Total Odds5,40
StakeRp10.000
Potential ReturnRp54.000
ProfitRp44.000

Dari tabel tersebut, urutannya tetap sama:

1,50 × 1,80 × 2,00 = 5,40

Kemudian:

5,40 × Rp10.000 = Rp54.000

Terakhir:

Rp54.000 − Rp10.000 = Rp44.000

Kalau kamu memahami tiga langkah tersebut, perhitungan dasar parlay sudah bisa dilakukan tanpa rumus yang rumit.

Bagaimana Menghitung Parlay Jika Salah Satu Leg Void?

Bagian ini sedikit berbeda karena void bukan sekadar angka yang bisa langsung dimasukkan ke dalam perkalian.

Dalam beberapa aturan sportsbook, jika salah satu selection dalam parlay dinyatakan void, selection tersebut dapat dikeluarkan dari perhitungan dan parlay dihitung berdasarkan pilihan yang tersisa. Namun, perlakuannya dapat berbeda berdasarkan operator dan jenis pasar.

Misalnya awalnya terdapat tiga odds:

  • 1,50
  • 1,80
  • 2,00

Kemudian odds 1,80 berasal dari selection yang dinyatakan void.

Jika aturan sportsbook mengeluarkan selection tersebut, perhitungan akan menggunakan dua selection yang tersisa:

1,50 × 2,00 = 3,00

Jadi, jangan memasukkan angka 0 sebagai pengganti selection void. Cara settlement harus mengikuti aturan sportsbook yang digunakan.

Ini juga menjadi alasan mengapa angka pada bet slip dapat berubah setelah suatu selection mengalami perubahan status.

FAQ

Bagaimana cara menghitung parlay?

Kalikan seluruh decimal odds dari setiap leg untuk mendapatkan total odds. Setelah itu, kalikan total odds dengan stake untuk mengetahui potential return.

Apa rumus menghitung odds parlay?

Rumus sederhananya adalah:

Total Odds = Odds 1 × Odds 2 × Odds 3 × …

Apakah odds parlay dijumlahkan atau dikalikan?

Untuk parlay standar dengan decimal odds, odds dari setiap leg dikalikan, bukan dijumlahkan.

Bagaimana cara menghitung payout parlay?

Dengan decimal odds, potential return dapat dihitung dengan mengalikan total odds dengan stake. Angka tersebut umumnya merupakan total return yang mencakup stake awal.

Apakah potential return sama dengan profit?

Tidak. Potential return merupakan total nilai yang diterima berdasarkan odds, sedangkan profit bersih dapat dihitung dengan mengurangi stake dari potential return.

Memahami cara Menghitung Parlay

Cara menghitung parlay dengan decimal odds dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana. Yang perlu diingat, angka aktual pada tiket tetap mengikuti odds yang diterima dan aturan settlement sportsbook. Selection yang void juga dapat mengubah perhitungan akhir.

Seperti penjelasan dari okvips.co, kunci menghitung parlay bukan pada rumus yang panjang, melainkan memahami urutannya: kalikan odds → dapatkan total odds → kalikan dengan stake → hitung profit jika diperlukan.