Dalam pertandingan sepak bola, hasil akhir tidak selalu berupa kemenangan salah satu tim. Ada kalanya kedua tim bermain imbang, misalnya ketika skor berakhir 1–1 atau 0–0. Situasi seperti ini menjadi hal penting dalam pasar taruhan tertentu, termasuk Draw No Bet atau DNB.
Draw No Bet adalah jenis taruhan sepak bola yang mengembalikan taruhan pokok jika pertandingan berakhir seri. Jika tim yang dipilih menang, taruhan dinyatakan menang. Sebaliknya, jika tim pilihan kalah, taruhan dinyatakan kalah.
Mekanisme tersebut membuat DNB berbeda dari taruhan 1X2 yang menyediakan pilihan menang, seri, atau kalah secara terpisah. Namun, pengembalian taruhan saat pertandingan imbang bukan berarti DNB bebas risiko karena kekalahan tim pilihan tetap dapat menyebabkan seluruh taruhan pokok hilang.
Agar tidak keliru memahami istilah ini, kamu perlu mengetahui cara kerja DNB, contoh perhitungannya, serta perbedaannya dengan beberapa pasar taruhan sepak bola lainnya.
Table of Contents
Apa Itu Draw No Bet dalam Taruhan Sepak Bola?

Draw No Bet merupakan pasar taruhan yang berfokus pada pilihan salah satu tim dengan ketentuan khusus apabila pertandingan berakhir imbang. Istilah ini secara harfiah dapat dipahami sebagai taruhan yang tidak dihitung menang atau kalah ketika hasilnya seri.
Dalam pasar DNB standar, hasil pertandingan menghasilkan tiga kemungkinan penyelesaian untuk taruhan yang dipilih:
- Tim pilihan menang: taruhan dinyatakan menang.
- Pertandingan berakhir seri: taruhan dibatalkan atau berstatus void, kemudian taruhan pokok dikembalikan.
- Tim pilihan kalah: taruhan dinyatakan kalah.
Sebagai gambaran, seseorang memilih Tim A dalam pertandingan melawan Tim B melalui pasar DNB. Jika Tim A menang 2–0, taruhan dinyatakan menang. Jika pertandingan berakhir 1–1, taruhan pokok dikembalikan. Namun, apabila Tim A kalah 0–1, taruhan dinyatakan kalah.
Dari contoh tersebut, karakteristik utama DNB terletak pada perlakuan terhadap hasil seri. Hasil imbang tidak menghasilkan kemenangan maupun kekalahan taruhan, melainkan pengembalian nilai taruhan sesuai ketentuan pasar.
Bagaimana Cara Kerja Draw No Bet?

Cara kerja DNB lebih mudah dipahami dengan melihat hasil pertandingan dan status penyelesaiannya secara bersamaan.
| Hasil pertandingan | Status taruhan DNB | Penyelesaian |
| Tim pilihan menang | Menang | Pembayaran mengikuti odds yang berlaku |
| Pertandingan seri | Void atau refund | Taruhan pokok dikembalikan |
| Tim pilihan kalah | Kalah | Taruhan pokok hilang |
Tabel tersebut menunjukkan bahwa hasil pertandingan menentukan apakah taruhan menghasilkan pembayaran, dikembalikan, atau mengalami kerugian.
Jika Tim Pilihan Menang
Ketika tim yang dipilih memenangkan pertandingan, taruhan DNB diselesaikan sebagai kemenangan. Besarnya pembayaran mengikuti odds yang ditetapkan pada pasar tersebut.
Misalnya, Tim A dipilih dengan odds desimal 1,80 dan pertandingan berakhir dengan kemenangan Tim A. Dalam contoh perhitungan sederhana, nilai taruhan dikalikan dengan odds untuk memperoleh total pembayaran.
Perlu dibedakan antara total pembayaran dan keuntungan bersih. Total pembayaran mencakup taruhan pokok, sedangkan keuntungan bersih merupakan selisih antara total pembayaran dan modal awal.
Jika Pertandingan Berakhir Seri
Inilah kondisi yang membedakan DNB dari sejumlah pasar taruhan lainnya.
Ketika pertandingan berakhir imbang dalam periode yang ditetapkan pasar, taruhan DNB standar umumnya berstatus void. Artinya, taruhan tersebut tidak dihitung sebagai kemenangan ataupun kekalahan dan nilai taruhan pokok dikembalikan.
Misalnya, seseorang memilih Tim A dengan taruhan Rp100.000. Jika pertandingan berakhir 1–1, nilai Rp100.000 tersebut dikembalikan sesuai ketentuan pasar.
Pengembalian itu bukan keuntungan karena jumlah yang diterima sama dengan modal awal. Tidak ada profit dari hasil seri tersebut.
Istilah refund digunakan untuk menggambarkan pengembalian uang, sedangkan void mengacu pada status taruhan yang dibatalkan dalam penyelesaian pasar.
Jika Tim Pilihan Kalah
DNB tidak menghapus risiko kekalahan. Jika tim pilihan kalah dalam pertandingan, taruhan umumnya diselesaikan sebagai kalah.
Sebagai contoh, Tim A menjadi pilihan dalam pasar DNB, tetapi pertandingan berakhir dengan kemenangan Tim B 2–1. Dalam kondisi ini, taruhan pada Tim A dinyatakan kalah dan nilai taruhan pokok tidak dikembalikan.
Karena itu, ketentuan pengembalian saat seri tidak boleh disalahartikan sebagai jaminan bahwa modal akan selalu kembali. Pengembalian hanya berlaku apabila kondisi yang ditetapkan pasar terpenuhi.
Baca Juga: Apa Itu Half Loss dalam Asian Handicap?
Contoh Perhitungan Draw No Bet
Untuk memahami perhitungan DNB, gunakan satu simulasi dengan nominal taruhan dan odds yang tetap.
Misalnya, terdapat data berikut:
- Pilihan tim: Tim A
- Nilai taruhan: Rp100.000
- Odds desimal: 1,80
Jika Tim A menang, total pembayaran dihitung menggunakan rumus:
Total pembayaran = Nilai taruhan × Odds
Rp100.000 × 1,80 = Rp180.000
Keuntungan bersihnya adalah:
Rp180.000 − Rp100.000 = Rp80.000
Berikut perbandingan penyelesaian berdasarkan tiga kemungkinan hasil pertandingan.
| Hasil pertandingan | Total pembayaran atau pengembalian | Profit atau rugi bersih |
| Tim A menang | Rp180.000 | +Rp80.000 |
| Pertandingan seri | Rp100.000 | Rp0 |
| Tim A kalah | Rp0 | −Rp100.000 |
Angka tersebut merupakan simulasi matematis dengan asumsi pasar DNB standar, tanpa bonus atau biaya tambahan.
Dari tabel terlihat bahwa hasil seri hanya mengembalikan modal awal. Sementara itu, kemenangan menghasilkan pembayaran berdasarkan odds dan kekalahan menyebabkan hilangnya nilai taruhan pokok.
Contoh ini juga memperlihatkan mengapa total uang yang diterima tidak selalu sama dengan keuntungan. Pada hasil seri, uang memang kembali, tetapi tidak ada pertambahan nilai dibandingkan modal awal.
Apa Perbedaan Draw No Bet dengan 1X2 dan Double Chance?
DNB sering dibandingkan dengan 1X2 dan Double Chance karena ketiganya berkaitan dengan hasil pertandingan. Meski begitu, cara setiap pasar memperlakukan hasil seri berbeda.
| Pasar taruhan | Jika tim pilihan menang | Jika pertandingan seri | Jika tim pilihan kalah |
| Draw No Bet pada Tim A | Menang | Taruhan pokok kembali | Kalah |
| 1X2 memilih Tim A menang | Menang | Kalah | Kalah |
| Double Chance 1X | Menang jika tuan rumah menang | Menang | Kalah jika tuan rumah kalah |
Pada pasar 1X2, pilihan kemenangan Tim A akan kalah jika pertandingan berakhir seri. Pasar tersebut memiliki tiga pilihan hasil utama, yaitu kemenangan tuan rumah, hasil imbang, atau kemenangan tim tamu.
Sementara itu, Double Chance memungkinkan satu pilihan mencakup dua kemungkinan hasil. Sebagai contoh, pilihan 1X mencakup kemenangan tim tuan rumah atau hasil seri.
DNB memiliki mekanisme berbeda. Hasil seri tidak membuat taruhan menang seperti pada pilihan Double Chance 1X, tetapi mengakibatkan taruhan pokok dikembalikan.
Perbedaan ini penting dipahami karena istilah yang sama-sama berkaitan dengan hasil pertandingan belum tentu memiliki aturan penyelesaian yang sama.
FAQ tentang Draw No Bet
Apa arti Draw No Bet?
Draw No Bet atau DNB adalah pasar taruhan sepak bola yang mengembalikan taruhan pokok apabila pertandingan berakhir seri, sesuai ketentuan pasar.
Jika Draw No Bet seri, apakah uang kembali?
Umumnya ya. Pada pasar DNB standar, hasil seri menyebabkan taruhan berstatus void dan nilai taruhan pokok dikembalikan tanpa keuntungan.
Apakah Draw No Bet sama dengan handicap 0?
Dalam mekanisme penyelesaian hasil standar, DNB umumnya setara dengan Asian Handicap 0. Namun, penamaan, odds, dan ketentuan khusus pasar dapat berbeda.
Apakah Draw No Bet bisa kalah?
Bisa. Jika tim pilihan kalah, taruhan DNB umumnya diselesaikan sebagai kekalahan dan nilai taruhan pokok hilang.
Memahami Draw No Bet
Draw No Bet adalah pasar taruhan sepak bola yang memiliki aturan khusus ketika pertandingan berakhir seri. Jika tim pilihan menang, taruhan diselesaikan sebagai kemenangan. Jika pertandingan seri, taruhan pokok umumnya dikembalikan. Namun, jika tim pilihan kalah, taruhan dinyatakan kalah.
Contoh perhitungan menunjukkan bahwa pengembalian saat seri bukanlah profit. Dengan taruhan Rp100.000 dan odds 1,80, kemenangan menghasilkan total pembayaran Rp180.000, hasil seri mengembalikan Rp100.000, sedangkan kekalahan menyebabkan taruhan pokok hilang.
DNB berbeda dari 1X2 dan Double Chance karena memiliki mekanisme penyelesaian tersendiri. Memahami aturan pasar, termasuk periode pertandingan yang digunakan, merupakan bagian penting agar istilah ini tidak disalahartikan seperti penjelasan dari okvips.co.