Kalau kamu pernah melihat pilihan seperti Asian Handicap Sepak Bola -0.5, +0.5, -1, atau +1.5 saat melihat pasar pertandingan sepak bola, mungkin awalnya terlihat cukup membingungkan. Angkanya bukan skor asli pertandingan, melainkan nilai handicap yang digunakan untuk menentukan hasil pilihan setelah pertandingan selesai.
Asian Handicap Sepak Bola pada dasarnya membuat sebuah pertandingan memiliki dua pilihan setelah handicap diterapkan. Tim yang lebih diunggulkan bisa mendapatkan handicap negatif, sedangkan tim yang dianggap lebih lemah biasanya mendapatkan handicap positif.
Karena ada beberapa jenis line dan cara penyelesaian yang berbeda, memahami angkanya menjadi bagian penting sebelum membaca pasar ini.
Table of Contents
Apa Itu Asian Handicap Sepak Bola?

Asian Handicap adalah jenis handicap dalam sepak bola yang memberikan keuntungan atau kerugian virtual kepada salah satu tim sebelum hasil pertandingan dihitung.
Misalnya terdapat pertandingan antara Tim A dan Tim B dengan line:
Tim A -1
Artinya, untuk keperluan handicap, satu gol dikurangkan dari hasil Tim A. Jika pertandingan sebenarnya berakhir 2-0, setelah handicap menjadi:
Tim A 1-0 Tim B
Tim A tetap unggul setelah handicap diterapkan. Sebaliknya, jika pertandingan berakhir 1-0, hasil setelah handicap menjadi:
Tim A 0-0 Tim B
Pada line -1, kondisi seperti ini biasanya menghasilkan pengembalian stake karena hasil handicap berakhir imbang.
Jadi, jangan membaca Asian Handicap hanya dari skor asli. Kamu perlu melihat skor setelah nilai handicap diterapkan.
Cara Membaca Tanda Minus dan Plus Asian Handicap Sepak Bola

Hal pertama yang perlu kamu pahami pada Asian Handicap Sepak Bola adalah tanda minus (-) dan plus (+).
Handicap Minus (-)
Tanda minus biasanya diberikan kepada tim yang lebih diunggulkan.
Contohnya:
Tim A -0.5
Tim A perlu memenangkan pertandingan setelah handicap diterapkan.
Jika Tim A menang 2-1, pilihan tersebut menang. Jika pertandingan berakhir 1-1, pilihan tersebut kalah.
Handicap Plus (+)
Tanda plus biasanya diberikan kepada tim yang mendapatkan keuntungan handicap.
Contohnya:
Tim B +0.5
Jika pertandingan berakhir imbang, tambahan +0.5 membuat Tim B tetap unggul dalam perhitungan handicap.
Bahkan jika Tim B kalah dengan selisih tertentu yang masih berada dalam batas handicap, pilihan tersebut masih dapat dinyatakan menang.
Karena itu, semakin besar nilai plus yang diterima sebuah tim, semakin besar pula toleransi kekalahan yang diberikan oleh line tersebut.
Jenis Line dalam Asian Handicap Sepak Bola
Asian Handicap tidak hanya menggunakan angka bulat. Kamu bisa menemukan line setengah bola dan line seperempat.
Masing-masing mempunyai cara penyelesaian yang berbeda.
Asian Handicap 0
Line 0 sering juga disebut sebagai level ball.
Contohnya:
Tim A 0
Jika Tim A menang, pilihan menang.
Jika Tim A kalah, pilihan kalah.
Jika pertandingan berakhir imbang, stake dikembalikan.
Jadi, hasil seri tidak dianggap sebagai kemenangan ataupun kekalahan pada line 0.
Asian Handicap 0.5
Contohnya:
Tim A -0.5
Karena tidak ada kemungkinan hasil handicap tepat 0,5, pertandingan seri tidak memberikan pengembalian stake.
Jika Tim A menang, pilihan menang.
Jika Tim A seri atau kalah, pilihan kalah.
Sebaliknya, jika Tim B mendapatkan +0.5, hasil seri akan membuat Tim B tetap unggul setelah handicap.
Asian Handicap 1
Contohnya:
Tim A -1
Line ini memberikan satu gol handicap kepada lawan.
Misalnya Tim A menang 2-0.
Setelah handicap:
2 – 1 = 1-0
Tim A menang dalam perhitungan handicap.
Namun jika Tim A hanya menang 1-0, setelah dikurangi satu gol hasilnya menjadi 0-0. Dalam kondisi tersebut, stake biasanya dikembalikan.
Asian Handicap 1.5
Line 1.5 tidak memiliki hasil pengembalian penuh karena menggunakan setengah gol.
Misalnya:
Tim A -1.5
Tim A harus menang dengan selisih setidaknya dua gol agar pilihan tersebut menang.
Jika Tim A hanya menang 1-0, setelah handicap hasilnya tidak cukup untuk membuat Tim A unggul.
Baca Juga: Handicap Sepak Bola, Pengertian dan Cara Membacanya
Apa Itu Quarter Asian Handicap?
Salah satu bagian yang sering membuat pemula bingung adalah line seperti:
-0.25
+0.25
-0.75
+0.75
Line seperti ini merupakan split line, yaitu nilai handicap yang berada di antara line bulat dan setengah.
Cara sederhananya adalah membagi stake menjadi dua bagian.
Contohnya:
Tim A -0.75
Secara konsep, pilihan tersebut dibagi menjadi:
-0.5 dan -1
Jika Tim A menang dengan selisih satu gol, sebagian hasil masuk ke kondisi menang dan sebagian lainnya mendapatkan pengembalian sesuai aturan line.
Kalau Tim A menang dengan selisih dua gol atau lebih, seluruh pilihan dapat dinyatakan menang.
Inilah alasan line seperempat perlu dibaca lebih hati-hati daripada line 0.5 atau 1.
Contoh Cara Menghitung Asian Handicap
Supaya lebih mudah, kita gunakan satu pertandingan sederhana.
Misalnya:
Tim A vs Tim B
Asian Handicap: Tim A -1
Kemudian pertandingan berakhir:
Tim A 3-1 Tim B
Kurangi satu gol dari Tim A:
3-1 menjadi 2-1
Setelah handicap diterapkan, Tim A masih unggul sehingga pilihan Tim A -1 menang.
Sekarang gunakan hasil berbeda.
Tim A 2-1 Tim B
Setelah dikurangi satu gol:
1-1
Hasil handicap menjadi imbang sehingga pada line -1 stake biasanya dikembalikan.
Contoh terakhir:
Tim A 1-1 Tim B
Setelah handicap:
0-1
Tim A kalah dalam perhitungan handicap.
Dari contoh ini terlihat bahwa satu pertandingan bisa menghasilkan status berbeda tergantung line yang dipilih.
Asian Handicap vs Handicap Biasa
Keduanya sama-sama menggunakan konsep pemberian keunggulan atau kerugian virtual, tetapi mekanisme line dan penyelesaian hasilnya bisa berbeda.
Asian Handicap dikenal dengan penggunaan line seperti:
- 0
- 0.5
- 1
- 1.5
- 0.25
- 0.75
Line tersebut membuat hasil handicap dapat menghasilkan kemenangan, kekalahan, pengembalian stake, atau dalam split line hasil sebagian menang dan sebagian dikembalikan.
Karena itu, artikel ini sebaiknya dipahami sebagai pembahasan khusus Asian Handicap, bukan sebagai pengulangan pembahasan handicap sepak bola secara umum.
Asian Handicap Berbeda dengan 1X2
Asian Handicap dan 1X2 sama-sama digunakan untuk membaca hasil pertandingan, tetapi mekanismenya berbeda.
Pada 1X2, pilihan umumnya terdiri dari:
- kemenangan tim tuan rumah;
- hasil seri;
- kemenangan tim tamu.
Sedangkan Asian Handicap menggunakan nilai handicap untuk mengubah perhitungan skor sebelum menentukan hasil pilihan.
Contohnya, pertandingan bisa saja berakhir 1-1.
Pada 1X2, hasilnya langsung dibaca sebagai seri.
Pada Asian Handicap -1, hasil tersebut masih harus dihitung kembali berdasarkan handicap yang diberikan.
Jadi, keduanya tidak sebaiknya dianggap sebagai pasar yang sama.
FAQ
Apa itu Asian Handicap sepak bola?
Asian Handicap adalah jenis handicap yang memberikan nilai plus atau minus kepada salah satu tim untuk menentukan hasil setelah handicap diterapkan pada skor pertandingan.
Apa arti Asian Handicap -1?
Asian Handicap -1 berarti satu gol dikurangkan dari skor tim yang mendapatkan handicap tersebut saat menghitung hasil akhirnya.
Apa arti Asian Handicap +0.5?
Asian Handicap +0.5 memberikan keuntungan setengah gol. Jika pertandingan berakhir seri, tim yang mendapatkan +0.5 tetap unggul dalam perhitungan handicap.
Apa bedanya Asian Handicap 0 dan 0.5?
Pada line 0, hasil seri dapat membuat stake dikembalikan. Pada line 0.5, tidak ada pengembalian penuh karena menggunakan setengah gol.
Apa itu Asian Handicap seperempat?
Asian Handicap seperempat seperti -0.25 atau -0.75 merupakan split line yang membagi stake ke dua handicap berbeda.
Apakah Asian Handicap sama dengan 1X2?
Tidak. 1X2 menentukan pilihan berdasarkan menang, seri, atau kalah, sedangkan Asian Handicap menggunakan nilai handicap yang diterapkan pada hasil pertandingan.
Memahami Asian Handicap Sepak Bola
Asian Handicap sepak bola menggunakan nilai handicap untuk memberikan keuntungan atau kerugian virtual kepada salah satu tim sebelum hasil pertandingan dihitung.
Untuk memahaminya, kamu cukup mulai dari tiga hal utama: tanda plus atau minus, nilai handicap, dan hasil setelah handicap diterapkan.
Setelah memahami dasar tersebut, membaca Asian Handicap dari okvips.co akan terasa jauh lebih sederhana karena kamu tidak lagi hanya melihat siapa yang memenangkan pertandingan, tetapi juga memperhitungkan selisih gol sesuai handicap yang digunakan.