Kalau kamu sudah memahami apa itu implied probability, langkah berikutnya adalah mengetahui cara menghitungnya dari angka odds. Perhitungannya sebenarnya cukup sederhana, terutama jika odds yang digunakan berbentuk decimal odds.
Dengan melakukan konversi ini, angka seperti 1.50, 2.00, atau 3.00 dapat diterjemahkan menjadi persentase probabilitas tersirat. Jadi, kamu tidak hanya melihat angka odds, tetapi juga bisa memahami nilai tersebut dari sudut pandang matematika.
Yang perlu diperhatikan, implied probability bukan jaminan bahwa sebuah hasil pertandingan akan benar-benar terjadi. Angka yang diperoleh merupakan probabilitas yang tersirat dari odds berdasarkan rumus tertentu. Karena itu, hasil perhitungan sebaiknya dipahami sebagai informasi matematis, bukan kepastian hasil.
Table of Contents
Apa yang Dibutuhkan untuk Menghitung Implied Probability?

Sebelum mulai menghitung, ada beberapa hal sederhana yang perlu kamu siapkan. Tidak membutuhkan data statistik yang rumit jika tujuanmu hanya mengubah odds menjadi implied probability.
Nilai Odds yang Digunakan
Hal pertama yang dibutuhkan adalah angka odds.
Misalnya:
- 1.50
- 1.75
- 2.00
- 2.50
- 3.00
Dalam artikel ini, contoh utama menggunakan decimal odds karena rumusnya paling sederhana untuk dipahami pemula.
Format Odds yang Perlu Diperhatikan
Kamu juga harus mengetahui format odds yang digunakan. Decimal odds menggunakan angka seperti 1.50 atau 2.00, sedangkan American Odds dan Fractional Odds memiliki format berbeda.
Rumus yang dibahas di sini ditujukan untuk decimal odds.
Jangan langsung menggunakan angka dari format odds lain ke rumus decimal karena hasilnya bisa keliru.
Kenapa Decimal Odds Mudah Digunakan?
Decimal odds cukup praktis karena hanya membutuhkan satu angka sebagai dasar perhitungan.
Misalnya jika kamu melihat odds 2.00, angka tersebut bisa langsung dimasukkan ke rumus implied probability.
Setelah memahami pola dasarnya, menghitung odds lainnya akan menjadi jauh lebih mudah.
Rumus Implied Probability dari Decimal Odds

Untuk decimal odds, rumus dasar yang digunakan adalah:
Implied Probability = 1 รท Decimal Odds ร 100%
Rumus ini bisa digunakan untuk berbagai nilai decimal odds.
Arti Setiap Bagian dalam Rumus
Ada dua bagian utama yang perlu diperhatikan.
1 merupakan angka pembagi dalam rumus, sedangkan Decimal Odds merupakan nilai odds yang ingin dikonversikan.
Setelah hasil pembagian diperoleh, kalikan dengan 100% untuk mengubahnya menjadi persentase.
Misalnya odds yang digunakan adalah 2.00:
1 รท 2.00 = 0,5
Kemudian:
0,5 ร 100% = 50%
Jadi, implied probability dari odds 2.00 adalah 50%.
Mengubah Hasil Menjadi Persentase
Jika hasil pembagian masih berbentuk desimal, kamu perlu mengalikannya dengan 100 agar lebih mudah dibaca.
Contohnya:
1 รท 2.50 = 0,4
Kemudian:
0,4 ร 100% = 40%
Hasil akhirnya adalah 40%.
Cara Menghitung Implied Probability Odds 1.50

Sekarang kita masuk ke contoh yang lebih spesifik.
Misalnya decimal odds yang digunakan adalah 1.50.
Masukkan Odds ke dalam Rumus
Gunakan rumus:
1 รท 1.50 ร 100%
Hitung bagian pembagiannya terlebih dahulu:
1 รท 1.50 = 0,6667
Kemudian ubah menjadi persentase:
0,6667 ร 100% โ 66,67%
Hasil Perhitungan
Jadi:
Odds 1.50 โ Implied Probability โ 66,67%
Angka tersebut merupakan probabilitas tersirat berdasarkan konversi matematis dari decimal odds 1.50.
Cara Membaca Persentasenya
Artinya, odds 1.50 secara matematis mengimplikasikan probabilitas sekitar 66,67%.
Namun, angka tersebut tidak boleh dibaca sebagai jaminan bahwa hasil yang berkaitan dengan odds tersebut pasti terjadi.
Cara Menghitung Implied Probability Odds 1.75
Berikutnya, gunakan decimal odds 1.75.
Memasukkan Nilai 1.75
Rumusnya:
1 รท 1.75 ร 100%
Hasil pembagian:
1 รท 1.75 โ 0,5714
Kemudian:
0,5714 ร 100% โ 57,14%
Hasil Perhitungan
Jadi:
Odds 1.75 โ Implied Probability โ 57,14%
Memahami Angka 57,14%
Angka 57,14% merupakan probabilitas tersirat dari odds 1.75.
Perhatikan bahwa persentase tersebut lebih rendah dibandingkan odds 1.50. Hal ini sesuai dengan hubungan matematis antara decimal odds dan implied probability.
Cara Menghitung Implied Probability Odds 2.00
Odds 2.00 menjadi salah satu contoh paling mudah karena hasil perhitungannya tepat.
Memasukkan Nilai 2.00
Gunakan:
1 รท 2.00 ร 100%
Hasilnya:
0,5 ร 100% = 50%
Hasil Perhitungan
Jadi:
Odds 2.00 โ Implied Probability = 50%
Memahami Angka 50%
Secara matematis, decimal odds 2.00 menghasilkan probabilitas tersirat sebesar 50%.
Contoh ini cukup berguna untuk memahami konsep dasar karena tidak membutuhkan pembulatan angka.
Baca Juga: Apa Itu Fractional Odds? Panduan Memahami Odds Pecahan
Cara Menghitung Implied Probability Odds 2.50
Sekarang gunakan odds 2.50.
Memasukkan Nilai 2.50
Rumus:
1 รท 2.50 ร 100%
Hasil:
0,4 ร 100% = 40%
Hasil Perhitungan
Jadi:
Odds 2.50 โ Implied Probability = 40%
Memahami Angka 40%
Angka 40% merupakan probabilitas tersirat yang berasal dari odds 2.50 melalui rumus sederhana.
Jika dibandingkan dengan odds 2.00, implied probability-nya lebih rendah karena nilai decimal odds-nya lebih tinggi.
Cara Menghitung Implied Probability Odds 3.00
Contoh berikutnya menggunakan odds 3.00.
Memasukkan Nilai 3.00
Rumus:
1 รท 3.00 ร 100%
Hasil:
0,3333 ร 100% โ 33,33%
Hasil Perhitungan
Jadi:
Odds 3.00 โ Implied Probability โ 33,33%
Memahami Angka 33,33%
Angka tersebut merupakan probabilitas tersirat berdasarkan odds 3.00.
Dari contoh 1.50 sampai 3.00, terlihat pola sederhana: ketika nilai decimal odds meningkat, implied probability yang dihasilkan oleh rumus dasar menjadi semakin rendah.
Tabel Implied Probability dari Beberapa Decimal Odds
Kalau kamu ingin melihat beberapa contoh sekaligus, berikut tabel sederhananya:
| Decimal Odds | Perhitungan | Implied Probability |
| 1.25 | 1 รท 1.25 ร 100% | 80% |
| 1.50 | 1 รท 1.50 ร 100% | 66,67% |
| 1.75 | 1 รท 1.75 ร 100% | 57,14% |
| 2.00 | 1 รท 2.00 ร 100% | 50% |
| 2.50 | 1 รท 2.50 ร 100% | 40% |
| 3.00 | 1 รท 3.00 ร 100% | 33,33% |
| 4.00 | 1 รท 4.00 ร 100% | 25% |
| 5.00 | 1 รท 5.00 ร 100% | 20% |
Tabel ini bisa digunakan sebagai referensi cepat ketika kamu ingin memahami hubungan antara decimal odds dan implied probability.
Bagaimana Cara Menghitung Implied Probability dari Beberapa Odds?
Kadang kamu tidak hanya menemukan satu odds. Dalam sebuah market olahraga, bisa terdapat beberapa pilihan dengan odds masing-masing.
Untuk mengetahuinya, setiap odds dihitung terlebih dahulu secara terpisah.
Menghitung Setiap Odds Secara Terpisah
Misalnya terdapat tiga pilihan hipotetis:
- Pilihan A = 2.00
- Pilihan B = 3.00
- Pilihan C = 4.00
Masing-masing dihitung menggunakan rumus yang sama.
Pilihan A:
1 รท 2.00 ร 100% = 50%
Pilihan B:
1 รท 3.00 ร 100% โ 33,33%
Pilihan C:
1 รท 4.00 ร 100% = 25%
Menjumlahkan Implied Probability
Setelah setiap odds dihitung:
50% + 33,33% + 25% = 108,33%
Jadi total implied probability dari contoh tersebut adalah sekitar 108,33%.
Memahami Hasil Totalnya
Jika kamu baru belajar probabilitas, hasil di atas mungkin terlihat aneh karena jumlahnya lebih dari 100%.
Namun, kondisi tersebut bisa terjadi pada odds sportsbook karena adanya margin.
Jadi, jangan langsung menganggap perhitungannya salah hanya karena totalnya melewati 100%.
Kenapa Total Implied Probability Bisa Lebih dari 100%?
Ini merupakan salah satu bagian yang cukup sering membingungkan pemula.
Apa yang Dimaksud dengan Margin?
Margin merupakan bagian yang dapat terdapat dalam struktur odds sportsbook. Sederhananya, odds tidak selalu dirancang sehingga implied probability seluruh pilihan berjumlah tepat 100%.
Akibatnya, ketika setiap odds dikonversikan menjadi probabilitas tersirat lalu dijumlahkan, hasilnya dapat melebihi 100%.
Hubungan Margin dengan Odds
Misalnya tiga odds menghasilkan:
- 50%
- 33,33%
- 25%
Totalnya menjadi:
108,33%
Selisih di atas 100% tersebut berkaitan dengan margin atau overround pada market.
Contoh Total Probabilitas 108,33%
Contoh tadi bukan berarti ada lebih dari 100% kemungkinan suatu pertandingan terjadi.
Angka 108,33% merupakan hasil penjumlahan implied probability dari odds, bukan probabilitas objektif dari seluruh hasil pertandingan.
Ini perbedaan yang penting untuk dipahami.
Mengapa Hasilnya Tidak Harus Tepat 100%?
Pada probabilitas teoritis yang mencakup seluruh kemungkinan secara lengkap, total probabilitas dapat berjumlah 100%.
Namun, implied probability yang diturunkan dari odds sportsbook dapat memasukkan margin. Karena itu, jumlahnya dapat berada di atas 100%.
Baca Juga: Decimal Odds dan American Odds, Apa Perbedaannya?
Tips Menghitung Implied Probability untuk Pemula
Kalau kamu masih belajar, gunakan beberapa kebiasaan sederhana berikut.
Pastikan Format Odds adalah Decimal
Sebelum menghitung, pastikan angka yang digunakan memang decimal odds.
Gunakan Rumus yang Konsisten
Gunakan rumus yang sama untuk setiap contoh:
1 รท Decimal Odds ร 100%
Periksa Kembali Hasil
Setelah mendapatkan angka persentase, lakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan memasukkan odds.
Gunakan Pembulatan yang Wajar
Jika hasilnya memiliki banyak angka di belakang koma, dua angka desimal biasanya cukup untuk penyajian sederhana.
Bedakan Probabilitas dengan Kepastian
Jangan menjadikan hasil perhitungan sebagai jaminan pertandingan. Probabilitas tetap menunjukkan kemungkinan, bukan kepastian.
FAQ Cara Menghitung Implied Probability dari Odds
Apa rumus implied probability dari odds?
Untuk decimal odds, rumus sederhananya adalah 1 รท Decimal Odds ร 100%. Nilai odds dimasukkan sebagai pembagi, lalu hasilnya dikalikan 100 untuk mendapatkan persentase.
Bagaimana cara menghitung implied probability dari decimal odds?
Masukkan nilai decimal odds ke rumus 1 รท odds ร 100%. Misalnya odds 2.00 menghasilkan implied probability sebesar 50%.
Berapa implied probability dari odds 1.50?
Implied probability dari odds 1.50 adalah sekitar 66,67%, berdasarkan rumus 1 รท 1.50 ร 100%.
Berapa implied probability dari odds 2.00?
Odds 2.00 menghasilkan implied probability sebesar 50%.
Berapa implied probability dari odds 3.00?
Odds 3.00 menghasilkan implied probability sekitar 33,33%.
Memahami Cara Menghitung Implied Probability dari Odds
Cara menghitung implied probability dari decimal odds sebenarnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu menggunakan rumus 1 รท Decimal Odds ร 100%, kemudian memasukkan angka odds yang ingin dikonversikan.
Sebagai contoh, odds 1.50 menghasilkan implied probability sekitar 66,67%, odds 2.00 menghasilkan 50%, sedangkan odds 3.00 menghasilkan sekitar 33,33%. Dari sini terlihat bahwa semakin tinggi nilai decimal odds, semakin rendah implied probability yang dihasilkan oleh rumus tersebut.
Ketika menghitung beberapa odds dalam satu market, total implied probability juga bisa melebihi 100%. Kondisi tersebut dapat terjadi karena adanya margin dalam odds, sehingga hasilnya tidak boleh dianggap sebagai probabilitas objektif seluruh hasil pertandingan.
Yang paling penting, pahami bahwa implied probability adalah hasil konversi matematis dari odds, bukan jaminan hasil pertandingan. Gunakan perhitungan tersebut untuk memahami hubungan antara odds dan probabilitas secara lebih jelas, bukan sebagai kepastian mengenai hasil olahraga seperti penjelasan dari okvips.co.

Tinggalkan Balasan