Sportsbook

Odds Sepak Bola, Jenis dan Cara Membacanya

Odds Sepak Bola

Saat melihat sebuah market pertandingan sepak bola, kamu mungkin akan menemukan angka seperti 1.50, 1.85, 2.00, 2.50, atau 3.00 di samping pilihan tim. Bagi yang baru mengenal taruhan olahraga, angka tersebut bisa terlihat seperti sekadar harga. Padahal, odds memiliki fungsi penting untuk menunjukkan nilai sebuah pilihan sekaligus menghitung berapa total return yang diperoleh jika pilihan tersebut menang.

Memahami odds sepak bola tidak harus dimulai dari rumus yang rumit. Dengan mengenali format yang digunakan dan mengetahui cara membaca angkanya, kamu sudah bisa memahami informasi dasar yang ditampilkan pada sebuah market.

Apa Itu Odds Sepak Bola?

Handicap Sepak Bola

Odds sepak bola adalah angka yang digunakan untuk menunjukkan nilai atau harga dari suatu pilihan dalam market pertandingan. Angka tersebut juga menjadi dasar untuk menghitung total return berdasarkan jumlah stake.

Dalam format decimal, misalnya, odds 2.00 berarti setiap Rp1 yang dipertaruhkan akan menghasilkan total return Rp2 jika pilihan tersebut menang. Nilai tersebut sudah termasuk stake awal.

Karena itu, odds tidak sama dengan persentase kemenangan dan bukan pula jaminan bahwa sebuah tim akan menang. Odds hanya menunjukkan harga yang diberikan pada suatu kemungkinan hasil.

Cara Membaca Odds Decimal

Under 2.5 Artinya

Decimal odds merupakan format yang cukup mudah dipahami karena hanya menggunakan satu angka, seperti 1.50, 2.00, atau 3.00.

Untuk mengetahui total return, gunakan rumus:

Total Return = Stake × Odds

Sedangkan profit dapat dihitung dengan:

Profit = Total Return − Stake

Contohnya, kamu melihat odds 1.50 dan menggunakan stake Rp100.000.

Rp100.000 × 1,50 = Rp150.000

Jadi, total return adalah Rp150.000. Setelah dikurangi stake awal, profitnya menjadi Rp50.000.

Berikut beberapa contoh lainnya:

OddsStakeTotal ReturnProfit
1.50Rp100.000Rp150.000Rp50.000
1.85Rp100.000Rp185.000Rp85.000
2.00Rp100.000Rp200.000Rp100.000
2.50Rp100.000Rp250.000Rp150.000
3.00Rp100.000Rp300.000Rp200.000

Hal yang sering membingungkan pemula adalah menganggap angka hasil perkalian sebagai profit. Padahal, dalam decimal odds, angka tersebut merupakan total return, termasuk stake yang sebelumnya digunakan.

Apa Arti Odds Kecil dan Odds Besar?

Perbedaan angka odds juga memberikan gambaran mengenai probabilitas tersirat dari suatu pilihan.

Secara sederhana, semakin kecil angka decimal odds, semakin tinggi probabilitas tersiratnya. Sebaliknya, odds yang lebih besar menunjukkan probabilitas tersirat yang lebih rendah.

Misalnya:

  • Odds 1.50 → sekitar 66,7%
  • Odds 2.00 → 50%
  • Odds 2.50 → 40%
  • Odds 3.00 → sekitar 33,3%

Perhitungan dasarnya adalah:

Implied Probability = 1 ÷ Odds × 100%

Jadi, odds 2.50 menghasilkan:

1 ÷ 2,50 × 100% = 40%

Namun, angka tersebut merupakan probabilitas tersirat dari odds, bukan kepastian bahwa pertandingan akan berakhir sesuai angka tersebut. Selain itu, perhitungan dari odds pasar dapat mencakup margin yang membuat total probabilitas dari seluruh pilihan menjadi lebih dari 100%.

Jenis-Jenis Odds Sepak Bola

Odds tidak selalu ditampilkan dalam bentuk decimal. Ada beberapa format yang digunakan di berbagai pasar.

Decimal Odds

Decimal odds menggunakan angka seperti 1.50, 2.00, 2.50, dan 3.00.

Format ini langsung menunjukkan total return berdasarkan stake sehingga relatif mudah digunakan untuk menghitung hasil.

Contohnya, stake Rp50.000 dengan odds 2.50:

Rp50.000 × 2,50 = Rp125.000 total return

Profitnya adalah Rp75.000.

Fractional Odds

Fractional odds menggunakan bentuk pecahan seperti 1/2, 3/2, atau 2/1.

Berbeda dari decimal odds, angka pecahan terutama menunjukkan profit dibandingkan stake.

Sebagai contoh, odds 2/1 berarti profit yang diperoleh adalah dua kali stake. Jika stake Rp100.000 dan pilihan tersebut menang, profitnya Rp200.000, sehingga total return menjadi Rp300.000.

American Odds

American odds menggunakan tanda positif dan negatif, misalnya +150 atau -200.

Format ini lebih sering ditemui pada pasar yang menggunakan sistem odds Amerika. Angka positif menunjukkan potensi profit berdasarkan stake tertentu, sedangkan angka negatif menunjukkan jumlah stake yang dibutuhkan untuk memperoleh profit tertentu.

Ketiga format tersebut sebenarnya dapat merepresentasikan harga yang sama, hanya cara penulisannya yang berbeda.

Baca Juga: Cara Membaca Odds Sportsbook dengan Mudah dan Benar

Cara Membaca Odds pada Market Sepak Bola

Misalnya kamu menemukan market sederhana seperti berikut:

PilihanOdds
Tim A1.80
Seri3.50
Tim B4.20

Cara membacanya cukup sederhana. Pilih salah satu angka odds yang ingin kamu pahami, kemudian gunakan angka tersebut untuk menghitung total return berdasarkan stake.

Misalnya Tim A memiliki odds 1.80 dan stake yang digunakan Rp100.000:

Rp100.000 × 1,80 = Rp180.000

Artinya, jika pilihan tersebut menang sesuai aturan market, total return yang dihitung dari odds tersebut adalah Rp180.000, termasuk stake awal.

Perlu diperhatikan bahwa contoh ini hanya menjelaskan cara membaca angka, bukan menentukan pilihan mana yang seharusnya digunakan.

FAQ Seputar Odds Sepak Bola

Apa itu odds sepak bola?

Odds sepak bola adalah angka yang menunjukkan nilai sebuah pilihan dalam market pertandingan dan digunakan untuk menghitung total return berdasarkan stake.

Apa arti odds 1.50?

Pada decimal odds, 1.50 berarti stake dikalikan 1,50 untuk mendapatkan total return. Dengan stake Rp100.000, total return-nya Rp150.000 jika pilihan menang.

Apa arti odds 2.00?

Odds 2.00 berarti setiap Rp1 stake menghasilkan total return Rp2 jika pilihan menang. Dengan stake Rp100.000, total return-nya Rp200.000.

Apakah odds besar berarti peluang menang lebih kecil?

Secara implied probability, odds yang lebih besar menunjukkan probabilitas tersirat yang lebih rendah. Namun, hal tersebut bukan jaminan mengenai hasil pertandingan.

Bagaimana cara menghitung profit dari odds?

Untuk decimal odds, kalikan stake dengan odds untuk mendapatkan total return. Setelah itu, kurangi total return dengan stake untuk mengetahui profit.

Memahami Odds Sepak Bola

Memahami odds sepak bola sebenarnya tidak serumit yang terlihat di awal. Untuk decimal odds, kamu cukup memahami bahwa angka tersebut digunakan sebagai pengali stake untuk memperoleh total return. Dari sana, profit dapat diketahui dengan mengurangi stake awal.

Selain decimal, ada pula fractional dan American odds yang menggunakan cara penulisan berbeda. Meski formatnya berbeda, ketiganya pada dasarnya digunakan untuk menyampaikan harga dari suatu kemungkinan hasil.

Seperti penjelasan dari okvips.co, jangan menyamakan odds dengan jaminan kemenangan. Odds memberikan informasi mengenai harga dan probabilitas tersirat, sedangkan hasil pertandingan tetap ditentukan oleh kejadian di lapangan.